Friday, 9 March 2007

“I love you” really?

























Ada yang tahu apa bahasa Indonesianya “love” kalau seseorang bilang “I love you” apa artinya “aku sayang kamu”, atau “Aku cinta kamu”. Kelihatannya memang sinonim, tapi kayaknya harus hati-hati, karena bagi sebagian orang kata “cinta” atau kata “sayang” punya makna yang berbeda, bahkan bisa jadi menunjukan suatu tingkatan dan kualitas yang berbeda pula.



Umumnya kata cinta digunakan oleh  sebagaian orang untuk urusan personal yang lebih sempit dibanding kata sayang; contohnya dalam hubungan romantis antara dua orang. Sedangkan dalam hubungan yang lebih luas, banyak orang lebih suka menggunakan kata sayang, contohnya hubungan dengan sahabat. Mengingat sahabat umumnya lebih dari satu.









Beberapa orang berpendapat bahwa bahasa selalu berkaitan dengan faktor budaya, makanya seringkali banyak kata kata asing yang tidak bisa langsung diterjemahkan dari satu bahasa ke bahasa lain. Sebagai contoh kata “melakukan” dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa ingris bisa “do” “make” atau “conduct”, tergantung dimana kata itu dimaksudkan (kata akan menghasilkan bahasa Inggris yang natural bila phrasenya adalah hasil dari pasangan kata yang sesuai).









Budaya bisa mengandung makna segala hasil budi dan daya, atau segala hasil pemikiran manusia baik dari hasil pemikiriran dan physical implementation-nya maka disinilah bahasa sangat dekat dengan hasil pemikiran dan aktualisasi fisiknya.









Jika pengertian diatas  di gunakan maka akan ditemukan hal yang menarik dalam kalimat “I love you”, ataupun “Aku cinta kamu”. Untuk lebih mudahnya anggap saja kini dua kalimat itu punya pengertian yang sinonim. Kalimat itu kalo dicermati makna fisiknya kalimat tersbut  bisa jadi bukan pernyatan ingin Memberi cinta tetapi adalah sebuah pernyataan ingin Meminta cinta. Benarkah?









Setiap kali sesorang bilang bilang “I love you”, kebanyakan orang nggak akan merasa happy kalo pasangannya tidak membalasnya dengan jawaban “I love u too”…atau ketika seseorang mengatakan “Aku cinta kamu”..maka kebanyakan orang akan butuh jawaban “Aku juga cinta sama kamu”. Tetapi kebayaknya ini hanya terjadi pada kasus hubungan cinta lelaki dan perempuan (romantic love) bukan jenis sayang pada yang lain; contohnya sayang antara anak dan ibu, atau perasaan sayang seseorang terhadap sesama manusia yang tidak ada unsur romantic-nya











Fenomena diatas merupakan  salah satu alasan kenapa seseorang yang patah hati akan merasakan perasaan yang multi tidak karuan (maksudnya campur aduk antara benci, dendam dan juga cinta, makanya ada syair lagunya slank “...I love U but I hate U...). Hal itu terjadi jika sesorang tidak mendapatkan jawaban “I love you too”, dan kebanyakan mengalami penderitaan. Teori umumnya seperti yang dikatakan Helen fisher (pengarang buku why we love) dan diulas juga di majalah newscientist.com. bahwa dalam urusan cinta setiap manusia cenderung dalam situasi trade off antara pleasure and pain (maksimalisasi kesenangan dan meminimalkan penderitaan). Jika cinta ditolak maka seseorang dalam kondisi pain tapi jika diterima maka dalam kondisi pleasure.









Maka tak mengherankan jika pasangan dalam kondisi saling mencintai, mereka menemukan titik pleasurenya, titik kesenangan yang paling tinggi. Tetapi sebaliknya jika cinta ditolak seseorang akan sangat menderita(pain) . Maka mungkin ada nggak tepatnya juga kalo ada yang bilang aku mencintaimu adalah sebuah ungkapan ingin memberi dengan tulus, karena pada kenyataanya kalo cinta itu ditolak akan terjadi amarah dan pederitaan baginya. Bisa jadi atau boleh jadi kalo sesorang bilang aku  mencintaimu, sebenarnya ia dalam konsidi ingin mencintai dirinya sendiri dalam context ingin mendapatkan pleasure untuk dirinya, buktinya kalo gagal ia akan marah dan menderita karena tidak dapat mencapai kondisi pleasure itu. Jadi kalo ada orang yang bilang “aku mencintaimu” mungkin maksud dia adalah “cintailah aku, kalo enggak awas ya!! he..he..!!!)







































































4 comments:

  1. Wah .. Warno..ini dari hati kamu yang terdalam yak??
    Berarti kalo loe bilang "I love you"..bahaya donk. Kalo di tolak loe ngamuk donk ..huahahha..
    Awas...Warno galak..huaahhaha.. kidding friend ;)
    So, are u falling in love right now?? Oh..poor girl.. (maksud gw, kasihan cewek yang loe taksir..huahahah)
    Ok dah, overall (apacoba), nice story ^_^

    ReplyDelete
  2. ada beberapa macam cinta.... cinta karena nafsu
    cinta karena emosi
    cinta karena sayang
    cinta karena rupiah
    cinta karena.......

    yang jelas, selama cinta masih ada kata "karena....", itu belum cinta sesungguhnya.

    ReplyDelete
  3. aku jadi bingung dengan cinta dalam definisimu.cinta yang cukup membahayakan, ga ada pilihan lain selain ya ato tidak, jadi ingat teroris...ha, ha, ha,
    anyway, aku suka gayamu membangun argument (logic kata Jeanett dan tentative kata Simon)

    ReplyDelete
  4. wakakakakak..bukannya ditolak no..yg ono kan blom lo sempet lo bilangin "i love u" cuma masalahnya dia dah ada yg punya..wekekekek..tapi untung juga lo blom sempet bilang i love u ama dia..:P

    ReplyDelete